Akademi Berbagi

Berbagi bikin happy

Jangan Menabung, Berinvestasilah

Posted by on Dec 6, 2014 in Jakarta | 1 comment

manu1

Hidup nyaman ketika masa usia tua tiba tentu harapan semua orang. Karena itu sebaiknya kita melakukan investasi dari sekarang. Sehingga masa tua, tidak akan membebani kehidupan rumah tanggan anak yang mungkin sudah ribet dengan urusan keluarganya masing-masing.

Kelas Akademi Berbagi Jakarta ke-34 atau yang terakhir tahun 2014 ini mengadakan kelas yang sangat istimewa, karena pembicaranya adalah Bapak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia.

Kelas akberJKT34 ini bertempat di Sampoerna Strategic Square, South Tower lt.3A Ruang Fokus. Bapak Legowo Kusumonegoro di kelas khusus ini memberikan pencerahan kepada para peserta akberJKT34 tentang pentingnya investasi dan cara-cara mengawalinya.

Menurut Pak Legowo, sampai saat ini masih sedikit sekali orang Indonesia yang melek investasi, tak hanya 1% dari jumlah penduduk Indonesia yang  200 jutaan. Mereka yang belum berinvestasi itu dikarenakan ketidaktahuan apa pengertian investasi dan apa manfaatnya.

Banyak orang lebih mengenal menabung. Padahal terdapat perbedaan mendasar menabung dan investasi.  Menabung memang aman dan memeperoleh bunga, namun ada pengurangan pajak, risiko kredit dan inflasi. Selain itu juga ada biaya administrasi bulanan, biaya administrasi ketika mengambil tunai secara offline melalui teller dan lainya.

manu2

Sementara Investasi lebih punya tujuan, bermanfaat hingga jangka panjang, value cenderung meningkat. Investasi bahkan bisa melawan inflasi.  Karena investasi lebih menguntungkan, sebaiknya jangan menunda untuk berinvestasi. Saat umur produktif adalah masa dimana kita bisa melawan pengeluaran dengan penghasilan.

Sebagian kecil orang dengan pintar berpikir ke depan untuk sesegera mungkin  melakukan investasi. Karena investasi yang dilakukan lebih dini bisa menyelamatkannya ketika dia sudah tidak bekerja atau pensiun nanti.   Karena kebutuhan masa pensiun justru jauh lebih besar daripada kebutuhan saat ini.

Selain untuk masa pensiun, investasi sejak dini juga sangat penting untuk mempersiapkan pendidikan anak. Bagi orangtua yang memang ingin menyekolahkan anaknya di tempat yang terbaik, sebaiknya persiapkan biayanya dari sekarang dengan cara berinvestasi..Apalagi Inflasi biaya pendidilan itu jauh di atas inflasi umum, sekitar 20% per tahun.

Langkah awal sebelum melakukan investasi adalah mengevaluasi pengeluaran bulanan.Caranya, catat apa saja pengeluaran anda, lalu cari kemungkinan pengeluaran yang bisa dipangkas  Pak Legowo juga mengajak untuk kembali pada teori, “apa yang kita inginkan bisa jadi bukan sesuatu yang kita butuhkan”. Beberapa pengeluaran yang cenderung diabaikan oleh sebagian besar orang indonesia yakni pendidikan anak, pensiun dan lain-lain.

manu3

Mengingat pentingnya hal tersebut di atas, Pak Legowo mulai sekarang menerapkan 3i: Irit, Insyaf dan investasi.

Ada berbagai macam produk investasi misalnya emas, obligasi, saham, properti, SUN, unitlink,waralaba,lukisan,dan lain-lain. Jika ingin berinvestasi, kenali produk dan karakeristik. Setiap kendaraan investasi yang digunakan ada resikonya, high return=high risk.

Menurut Pak Legowo, ada loh investasi yang aman, terjangkau, bisa dicicil. Kita bisa berinvestasi dengan Reksadana. Investasi dalam bentuk reksadana ini tidak memberatkan, karena bisa dimulai dari Rp 100 ribu. Namun jangan gampang  tawaran menggiurkan saat berinvestasi. High return high risk. Reksa dana bisa dicairkan kapan saja, karena bukan objek pajak.

Jadi kapan kita memulai investasi? Seharusnya dari dulu, karena semakin lama akan semakin sulit.  Namun menurut Bapak Legowo, sebaiknya hindari meminjam untuk berinvestasi. Jika itu memang harus, pstikan kita mengetahui resiko dan punya strategi jitu. Jika terpaksa meminjam, investasikan pada produk yg benar-benar solid, valuable yang jauh melebihi jumlah pinjaman anda, misalnya property.

Besaran investasi minimal 10% dari penghasilan per bulan secara disiplin. Lebih banyak tentu lebih baik. Selama dua jam para peserta asyik menyimak. Dari beberapa peserta ada yang sudah melakukan investasi sejak beberapa tahun yang lalu.

Pada kelas AkberJKT34 ini pihak @ManulifeRD juga memberi kesempatan kepada peserta untuk berkonsultasi langsung tentang investasi. Asyik kan. Selain dapat ilmu gratis, dapat juga hadiah menarik yang bisa dibawa pulang.

Sampai ketemu di kelas Akber Jakarta di tahun 2015.

Tips Hadapi AFTA: Indonesians Harus Bisa Kalahkan Diri Sendiri

Posted by on Nov 15, 2014 in Jakarta | 1 comment

manulife3

ASEAN Free Trade Area (AFTA) rencananya akan mulai diberlakukan pada Desember 2015. Saat itu produk-produk kita akan bersaing secara langsung dengan produk-produk global dengan kualitas yang mirip namun dengan harga yangn lebih murah.

Begitu juga dengan Human Resourcenya, akan banyak pekerja asing yang kemampuannya mungkin lebih tinggi yang akan berbondong-bondong masuk ke Indonesia. Di mata mereka Indonesia adalah potensi yang besar dengan biaya hidup yang lebih murah.  Persaingan akan lebih ketat.

manulife5

Tapi jangan takut, Karena itu pun juga harus siap-siap berani “keluar”. Kita harus mempersiapkannya dengan mengembangkan leadership kita. Kita harus lebih kreatif, dan bisa menghadirkan ide-ide baru dalam bekerja maupun hidup sehari-hari.

Kelebihan anak muda sekarang, lebih toleran terhadap perbedaan. Dan multi-cultural awareness-nya bisa tahan dalam tantangan global

Begitulah pak @ardhi01 dari Manulife ketika sharing di Akademi Berbagi @AkberJKT pada Kamis, 13 November 2014 yang bertempat di Sampoerna Strategic. Kelas akber kali ini

manulife

Tapi menurut riset, usia 15-24 tahun terbanyak yang bekerja. Kenapa, karena  mereka kurang inovasi, sehingga fresh graduated pun sulit bekerja di perusahaan multinasional

Menurut Pak @ardhi01, sebenarnya potensi manusianya banyak, namun ada gap yang besar antara kapasitasnya dan kapabilitasnya.

“Yang membedakan kita dgn orang lain adalah knowledge. PR kita untuk AFTA adalah menambah pengetahuan setiap hari. #ManulifeBerbagi. Selain itu hilangkan budaya sungkan untuk mengadapi AFTA.

Kesimpulannnya orang Indonesia harus bisa mengalahkan diri sendiri, memperkuat mental, untuk bisa bersaing secara global.

manulife2

Kelas @Akberjkt malam itu sangat istimewa, karena selain pak @ardhi01 ada satu lagi guru yang juga sharing, yakni pak Rully

Puluhan peserta yang datang ke kelas @AkberJkt malam itu sungguh beruntung. Disamping memperoleh ilmu dari dua guru,  mereka memperoleh surprise yakni doorprize.

5 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Media Planning

Posted by on Oct 24, 2014 in Jakarta | 0 comments

akber-29b

Beruntung sekali peserta Akadami Jakarta malam ini, Kamis 23 Oktober 2014 kali ini, karena gurunya yang akan share adalah seorang praktisi media planner yang telah mempunyai banyak pengalaman di bidangnya. Dia adala @romanpikatan. Saat ini laki-laki ini menjabat sebagai Associate Director Planning at UM Indonesia .

Setelah perkenalan, peserta kelas akber jakarta ke-29 yang diadakan di @BINUS_UNIV JWC, Hang Lekir ini langsung menyimak sharing dari guru yang telah menangani beragam klien dari berbagai industri ini.

Menurut @romanpikatan, media planning itu pekerjaan media agency yang mencari kombinasi terbaik supaya klien bisa mengkomunikasikan produknya ke target yang tepat. Untuk mencapai target tersebut, harus menjadikan reach, frequency dan continuity sebagai kunci buat komunikasinya.

akber-29a

Dengan detail @romanpikatan menjelaskan tentang reach yang berbicara tentang awareness. frequency yang membahas tentang exposure, sementara continuity adalah timing yang tepat.

Selain ketiga hal tersebut, media planning yang lebih advanced akan berbicara juga tentang impact.
Tugas seorang media planner adalah mencari media paling tepat sehingga pesan klien bisa mencapai target audiens dengan efektif dan efisien.
Kalo diibaratkan golf, pesan itu bola; media planner memberi arahan ke mana bola itu sebaiknya ditujukan.
Bagaimana langkah-langkahnya ketika mengerjakan media planning? Menurut @romanpikatan, kita harus memahami background, objectives, target customer, competitors, marketing initiatives dan budget.

Sebelum memutuskan semua hal itu, seringkali, klien akan melakukan brief bersama antara media dan creative agency untuk melakuka
kolaborasi.

Selain itu, media agency akan menyampaikan beberapa hal kepada klien, seperti: consumer insight, media objectives and selection. Media agency juga akan menyediakan media ideas, media schedule dan media budget kepada klien.

Di kelas tersebut, bang @romanpikatan juga memberikan contoh study case tentang media plan pada waktu piala dunia.
“Dengan budget paling kecil diantara pengiklan lain, kalian akan naruh pesan iklan itu di mana, kapan, “ tanyanya.

akber-29

Dan ternyata dengan bajet yang kecil itu produk yang dihandle bang @romanpikatan menempati top of mind penonton. Kok bisa? Karena pesan dari brand produk itu ditempatkan pada momen terpenting sebuah pertandingan sepakbola: saat gol.

Dari berbagai case study yang disampaikan bang @romanpikatan, ada beberapa hal yang bisa disimpulkan:
1. Make sure your objectives are clear, pahami masalah dan matangkan rencana.
2. Understand your customers habit, memahami psikografi dan demografi customers kunci penting media planning.
3. Challenge convention, create impact! Kalau biasa-biasa saja, ga akan memberi dampak.
4. Adapt to changes. Lansekap media sudah banyak yang berubah. orang biasa melihat banyak layar dan menerima bnyak pesan.
5. Do measurement. Efektifitas dan efisiensi bukan sekadar naluri.