6 Tahun Akber Bali

6 Tahun Akber Bali

6 Tahun Akber Bali

Akber Bali baru saja merayakan ulang tahunnya yang keenam di Koplin’s Place pada tanggal 8 Desember kemarin bersama para relawan pengelola Akber Bali. Banyak harapan yang ingin dicapai oleh Akber Bali di pertambahan usianya yang sekarang. Sebelum membahas cita-cita di usianya yang baru, ada baiknya melihat kembali perjalanan Akber Bali selama 6 tahun terakhir ini.

Dimulai dari tahun 2011, Akber Bali digagas oleh beberapa orang, diantaranya Hendra W. Saputro dengan Kepala Sekolah pertama Adhiwena Wirya Wiyudi. Akber Bali sendiri merupakan bagian dari Akademi Berbagi Nasional, sebuah gerakan sosial di dunia nyata yang lahir dari media sosial Twitter pada bulan Juni tahun 2010 di Jakarta dengan Ainun Chomsun sebagai pendiri.

Akber Bali hadir sebagai gerakan sosial yg bertujuan untuk berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman dengan kelas-kelas yang diajar oleh relawan guru yang memang mumpuni. Kelas Creative Wri “Think”  dengan relawan guru Fahd Djibran resmi menjadi kelas pembuka Akber di Bali pada 8 Desember 2011. Sampai di tahun keenam ini sudah ada 68 kelas yang dilaksanakan serta beberapa nama Kepala Sekolah: Milliya, Fahri Bakhar, Ni Putu Candra Dewi hingga Prawira Atmaja.

Di enam tahun perjalanan Akber Bali ini, banyak pengalaman yang bisa dipetik untuk dijadikan pelajaran. Memilih topik dan konsep untuk kelas. Menghubungi relawan guru, mencari relawan tempat, menyiapkan publikasi kelas, menghubungi para Akberians dan tegangnya para relawan pengelola mengurus kelas karena dalam waktu yang relatif singkat. Tentu saja semua pengalaman tersebut Akber Bali jadikan pembelajaran serta pedoman lebih baik untuk kita semua tentunya.

Kalau diibaratkan manusia, usia enam tahun ini usia anak yang sedang berkembang, usia yang sedang menjajaki dunia dan haus akan ilmu. Enam tahun Akber Bali juga banyak ‘perombakan’ dan inovasi yang dilakukan relawan Akber Bali untuk selalu membuat Akber Bali berkembang. Dari kelas regular selama 2 jam dengan Relawan Guru dan Akber Fokus, kelas berseri yang dilaksanakan 4 sampai 5 kali pertemuan dengan satu tema di satu tempat dengan Relawan Guru dan peserta yang sama.

Yang tidak kalah menyenangkan adalah Akber Bali Goes To, rangkaian kunjungan ke tempat tertentu untuk mengadakan kelas dengan tema tertentu. Ada juga Twitter Take Over, dengan basis komunikasi twitter, relawan guru akan mengambil alih twitter Akber Bali dan melakukan kultwit. Dan tentu saja, konten kreatif yang selalu diunggah di media sosial milik Akber Bali.

Bukan hanya tetap berkembang, enam tahun Akber Bali sendiri merupakan sebuah pencapaian untuk kegiatan yang bersifat kerelawanan. Kami, para relawan pengelola selalu berusaha menjaga komitmen dan konsistensi. Dengan harapan di ulang tahun yang keenam, Akber Bali semakin berkembang dan bisa memberi manfaat untuk sesama, bukan hanya Akberians tapi juga relawan pengelola, guru, hingga relawan tempat.

Selain dengan bertambahnya usia Akber Bali, di tanggal 8 Desember kemarin Akber Bali juga memiliki kepala sekolah baru. Pada Akber Bali Jilid 6 kali ini, Ayu Diah Natalia resmi didapuk menjadi Kepala Sekolah menggantikan Prawira Atmaja.

Dedikasi Prawira sebagai Kepala Sekolah diestafet ke Ayu diah Natalia dengan doa dan harapan untuk kepengurusan yang baru. Intinya, tanggal 8 Desember 2017 kemarin adalah harinya Akber Bali dengan umur yang bertambah dan kepengurusan yang baru. Semoga Akber Bali selalu bisa menjaga konsistensi untuk memberi manfaat, dengan kelasnya yang semakin variatif untuk Akberians semuanya, karena berbagi bikin happy dan belajar bikin awet muda!

Kami sebagai relawan pengelola selalu memaknai pertambahan usia Akber Bali sebagai sebuah pengingat. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Dan harapan baru timbul dengan hadirnya Kepala Sekolah yang baru.

Di akhir cerita, Selamat Ulang Tahun Akber Bali yang keenam dan selamat bertugas Lia! Selalu konsisten untuk berbagi.

Salam,
Berbagi bikin happy!


Ditulis oleh Eka M. Lestari – relawan Akber Bali.
Sumber asli tulisan : Dua Angka Enam untuk Akber Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *